Matamu, Jendela Hatimu

Aku melihat cinta, pada mata dua anak manusia

Ada pancaran bahagia dan gelora

Dari keduanya yang terjebak asmara

 

Aku tak mengenal sesiapa mereka

Tak pernah tegur sapa, juga tak pernah tangan dijabat

Tapi aku tahu kiranya mereka tengah mencinta

 

Cinta ini adalah tentang rasa

Yang tentu sulit diam bersembunyi

Benarlah, bibir bisa tak berkata juga tubuh bisa saja tak berpeluk

 

Namun bagaimanakah mata hendak berbohong?

Sementara ia lah jendela hati.

 

Diyah, Bandung 20/08/2014

*puisi ini spesial buat kalian di sana yang sedang diliputi hari-hari indah, semoga bahagia selalu*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s