tentang sawah, sapi dan pesona gunung yang merengkuh asa

Jika ada yang bertanya tentang apa yang aku suka di bumi ini, aku akan jawab, gunung. Iya, gunung.

Jika ada yang bertanya tentang apa yang bisa membuatku berdebar-debar penuh semangat, aku jawab saat aku melihat gunung.

Jika kalian ingin tahu, aku paling suka menjelajah dunia maya, melihat keindahan gunung-gunung, di manapun di seluruh dunia.

Tapi aku paling cinta yang ada di Indonesia, ahh aku beruntung lahir di negeri ini. Negeri yang dari ujung barat hingga timur dipenuhi jajaran gunung-gunung indah.

Aku rindu, melihatnya dari dekat. Aku ingin mendekapnya erat. Aku ingin menapaki jejak di hamparan hijaunya.

Aku selalu tersenyum setiap melihatnya, meski dari jarak yang jauh,  meski hanya siluetnya, bahkan meski hanya dari foto.

Oh iya, kemarin aku pulang ke kampung halaman Ibu.

Selain gunung, aku tentu melihat banyak sawah, juga banyak sapi, itu biasa di desa-desa di manapun di Indonesia.

Sawah dan sapi, aku juga suka.

Melihat sawah, terbayanglah kendi tempat menyimpan beras, pemasak nasi serta sepiring nasi putih hangat. Semoga sawah tetap ada hingga tahun-tahun akan datang yang mungkin masih panjang.

dan semoga sapi juga begitu.

Aku rindu, makan masakan daging sapi yang disembelih saat hari raya Idul Adha.

Rasanya sangat-sangat enak.

Oiya, kalian tahu mengapa aku cerita tentang kampung Ibu? tentu tidak ya.

Aku cuma ingin bilang, bahwa kampung Ibuku itu di salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat, kabupaten Dompu namanya.

Di sana ada gunung Tambora, ahhh aku jadi makin rindu, sama seperti rinduku pada Rinjani.

Maaf jika kalian bingung. Ini cerita saja, tentang hal-hal yang aku ingin.

Aku ingin punya sawah, juga sapi. Aku pikir jika nanti banyak sawah yang dijual lalu berubah jadi rumah-rumah, aku ingin sawahku tetap jadi sawah tempat tumbuh padi-padi.

Pun begitu pada sapi. Semoga lahan tak habis dibuat jadi gedung-gedung, supaya sapi tetap punya tempat mencari makan.

Bagaimana dengan gunung?

Aku berharap, pesonanya tiada pudar.

 

Rumah di Mataram,

2 Agustus 2014 ; 02.00 am

hijaunya rinjani ^^

Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat ( Foto dari seorang teman )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s